Usaha Sampingan Bibit Sahang Kurul di Desa Kimak

Usaha-Sampingan-Bibit-Sahang-Kurul.jpg

Ditengah jaman carut ekonomi ‘mewabah’ seperti sekarang ini, kudu bijak berbelanja, rajin menabung juga musti pintar menangkap peluang. Banyak usaha sampingan untuk bisa punya uang lebih. Salah satunya adalah bisnis sahang. Karena populer sahang Bangka Belitung di mata dunia, tentu menjadi lahan bisnis tersendiri untuk digeluti. Gak usah ngomongin buah sahangnya dulu, yang memang perlu modal besar. Kita bicara tentang bisnis bibit sahang nya saja seperti yang tekun dilakoni Nasrul alias Kurul (38), warga Desa Kimak Kecamatan Merawang Bangka.

Pekebun sahang Desa Kimak, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di tahun 2016 ini baru tiga bulan sudah mampu menghasilkan produksi sekitar 20.000 bibit sahang polybag berbagai varitas unggul.

Saat ditemui di lokasi pembibitan sahang desa Desa Kimak Kecamatan Merawang, Jumat (1/4/2016) siang, Kurul menceritakan awal ia memulai usahanya. Ia mengaku membeli stek sahang dari berbagai kebun warga. “Stek sahang saya beli dari kebun warga di Kecamatan Kelapa (Bangka Barat) dan ada juga dari daerah lain,” katanya.

Secara ringkas ia menuturkan stek lada yang ia dapatkan dipotong dalam ukuran kecil lalu ditanam didalam wadah plastik polybag yang terisi tanah serta pupuk kompos. Proses pembibitan sahang hingga sampai waktunya untuk dilepas ke pasar pun tak butuh waktu lama, Kurul hanya butuh waktu tiga bulan untuk bisa menjual bibit sahang, saat stek sahang dalam polybag tersebut mulai dipenuhi tunas.

Lada atau merica (Piper Albi Linn -latin) yang dalam bahasa Bangka ‘Sahang’ adalah salah satu jenis tanaman rempah, merupakan komoditi primadona dunia. Di kawasan Provinsi Bangka Belitung, berkebun sahang mentradisi di masyarakat. Tradisi yang pada akhirnya berbuah manis karena kelas lada Bangka Belitung diakui dunia. Perekonomian Bangka Belitung ditahun 1998 sempat merasakan puncaknya karena ulah sahang. Disaat krisis ekonomi melanda, justru imbas terhadap petani sahang beda. Mereka menikmati hasil jerih payah dari menanam sahang karena harga sahang pada waktu itu deras melonjak.

Harga Bibit Sahang Kurul

Ada sekitar 20.000 bibit lada dalam polybag yang diproduksi petani pembibit Sahang desa Kimak ini, Beragam konsumen dari berbagai daerah datang ke lokasi pembibitan desa Kimak untuk membelinya. Harga jual bibit sahang per polybag yang dijual Kurul relatif murah, berkisar Rp 6.000 hingga Rp 10.000 perpolybag tergantung jenis/varitas. “Jenisnya ada sahang Lampung, sahang Merapin, sahang Telungkup serta sahang Bogor.

Tak butuh lahan luas, tak sibuk mikirin harga kayu junjung sahang yang mahal dan agak susah dicari, serta tak butuh waktu lama untuk mendapatkan uang dari bisnis bibit sahang ini.

Sharing di...

PinIt

2 thoughts on “Usaha Sampingan Bibit Sahang Kurul di Desa Kimak”

  1. Everything is very open with a very clear description of the challenges.
    It was definitely informative. Your website
    is very useful. Thanks for sharing!

  2. It’s really a nice and useful piece of info. I’m glad that you shared this
    helpful information with us. Please stay us up to date like this.
    Thank you for sharing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *