Pipit Si Tukang Panjat Tower Itu Telah Tiada

  • Pipit-si-Tukang-panjat-tower1.jpg
  • Pipit-si-Tukang-panjat-tower2.jpg
  • Pipit-si-Tukang-panjat-tower3.jpeg
  • Pipit-si-Tukang-panjat-tower5.jpg
  • Pipit-si-Tukang-panjat-tower4.jpg

Fitri Aulia bukan artis yang gemar cari sensasi dengan segala “setingan”, gak juga pejabat yang heboh dengan segala tingkah polah korupsi or oknum politikus yang ramai di poli (klinik) tikus berebut makanan sambil nyerapah simpang siur gak jelas. Fitri Aulia hanya seorang anak kecil berumur 14 tahun yang punya ‘kegemaran’ memanjat. Sangking hobi memanjat, Fitri Aulia yang akrab disapa Pipit itu menjadi terkenal, bukan karena Pipit senang panjat pohon seperti kebanyakan anak seusianya tapi hobi panjat SUTET! Ya… Pipit si Tukang panjat tower… Pemanjat menara listrik.

Seberapa sih dari kita yang bisa tahan ketinggian? sedikit. Banyak dari kita justru fobia ketinggian, takut ketinggian atau kerennya Acrophobia. Tapi buat Pipit memanjat saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET) seperti jadi makanan buatnya, Ada yang lain memang dalam diri Pipit. Seto Mulyadi, psikolog anak, mengatakan Fitri menderita sindrom autis spektrum ringan namun cerdas. Berulang kali dekat dengan aksi ekstrem yang tak wajar dilakukan seorang anak yang baru mau menginjak remaja ini membuat ia akhinya dijuluki “Spiderkid”.

Aksi fenomenal Pipit si Tukang panjat tower yang kerap dilakukannya itu dipicu banyak hal, diantaranya jika ia merasa marah dan kecewa. Cuma karena kipas angin rusak dan ia merasa kepanasan, Pipit meluapkan kekecewaannya dengan memanjat menara listrik.

Kepolisian Sektor Ciputat Komisaris Damanik, menuturkan Pipit paling sering memnajat tower radio di samping Polsek Ciputat. “Hampir setiap hari dia manjat tower samping Polsek,” katanya. Seringkali Pipit dibujuk untuk turun dengan iming-iming uang. Dan karena terpikir ada yang memberikan uang untuk mengisi isi saku nya, pipit pun bisa dirayu turun.

Pipit si Tukang panjat tower adalah Fenomena

Aksi panjat sutet Pipit mulai ramai pertama kali pada 2011 kemaren. Setelah itu selalu ada saja polahnya yang membuat kebanyakan orang takjub sekaligus mengelus dada. Tower hingga gapura sempat “dilahapnya”.Kejadian Pipit tersebut terbilang langka bahkan dari umur kurang lebih 10 tahun ia sudah punya kebiasaan unik itu. Ini Berikut sekelumit aksi Pipit yang terekam media.

September 2011, tower SUTET di Jalan Brigjen Katamso, Palmerah, Jakarta Barat dipanjatnya. Hebohnya Pipit ber-akrobat juga berjoget di ujung tower.

Masih tahun yang sama, Fitri aka pipit menaiki tower SUTET di Tomang, Jakarta Barat, di Noveber 2011. Saat kejadian itu lalu lintas di Jalan Tomang macet.

Tak hanya memanjat tower, Aksi memanjat Pipit sempat membuatnya terjatuh dari tembok di Stasiun Duri Kepa, Tambora, Jakarta Barat setinggi 10 meter. Kejadian itu sempat membuatnya meminta maap kepada orang tuanya untuk berjanji tidak akan memanjat lagi.

Janji tinggal janji dan maap di ujung mulut. Bukan tembok bukan tower, di bulan Agustus 2015 malah gapura Ancol setinggi 50 meter diganyang Pipit.

Di September 2015, giliran tower SUTET, di Jati Pulo, RT 05/05, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat di panjat sang “Spiderkid”

Lantas gadis yang masuk usia 14 tahun itu kembali beraksi di tahun 2016 menaiki SUTET di Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel).

Hingga akhirnya Rabu 3 Februari 2016, takdir berbicara. Fitri Aulia alias Pipit menghembuskan nafas terakhir.

Beredar banyak kabar yang menyebut kan Pipit meninggal dunia  ketika memanjat di Stasiun Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangsel. Ada juga yang bilang tertabrak kereta api.

Pipit si Tukang panjat tower 4

Namun simpang siur berita penyebab kematian Fitri ‘tukang panjat SUTET’ di Stasiun Pondok Ranji, Ciputat, Tangerang Selatan itu terjawab. Kasubag Humas Polres Tangsel AKP Mansuri kepada detikcom, Kamis (4/2/2016) mengatakan, Fitri tewas karena terpeleset saat mengejar kereta yang sedang berjalan. Dia tewas bukan karena terjatuh saat memanjat seperti diberitakan sebelumnya.

Kini Tak ada Pipit si Tukang panjat tower. Anak yang menurut penuturan ibunya pernah bercita-cita menjadi seorang dokter itu telah tiada. Fitri telah dimakamkan tak jauh dari rumahnya di Jalan Menjangan, RT 05/04, Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangsel.

Sharing di...

PinIt

About sisaku

Be happy not because everything's perfect nor because everything goes your way. Be happy because everything s*cks but you are doing just fine. Well,.. Some people are going to leave, but that's not the end of your story. That's the end of their part in your story.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *