Nabi Gafatar Beserta Presiden dan Wakilnya Diciduk Aparat

Nabi-Gafatar-Beserta-Presiden-dan-Wakilnya-Diciduk-Aparat.jpg

Rabu malam (25/5/2016), Badan Reserse Kriminal Polri mengkonfirmasi telah menangkap tiga orang petinggi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yaitu Ahmad Musadeq, Mahful Muis Tumanurung, dan Andri Cahya. Adapun jabatan Ahmad Musadeq berpangkat nabi gafatar, dengan peran nabi gafatar, Musadeq adalah membaiat orang serta menuntun mereka nyang masuk gafatar membaca syahadat versi gafatar. Sedang Andri Cahya memegang jabatan presiden gafatar dan Mahful Muis Tumanurung menjabat wakil presiden gafatar.

Gafatar ngetop jadi perhatian publik nasional mulai awal tahun 2016. Padahal gerakan nyang masuk kategori kaset lama lagu baru adalah kelompok lama nyang suka berganti nama. Tak kurang ada empat nama dipakai organisasi gerakan ini, mulai dari Al-Qiyadah al-Islamiyah, Komunitas Qiblah Abraham (Komar), Milata Abraham dan terakhir, Gafatar. Padahal Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah memberi fatwa bahwa gafatar sesat karena mengadopsi tiga ajaran agama yakni Islam, Yahudi dan Nasrani.

Direktur Tindak Pidana Umum, Bareskrim Polri, Brigjen Polisi Agus Andrianto mengatakan, bahwa ketiga orang tersebut ditangkap atas tuduhan penistaan agama. Sejumlah barang bukti juga ikut disita petugas berupa kitab suci campur aduk, brosur serta selebaran terkait organisasi Gafatar dan brosur struktur organisasi gafatar.

Nabi gafatar, tingkah konyol orang salah otak

“Kami kumpulkan buktinya. Ternyata dia bukan mengajarkan agama yang tidak sesuai. Menggabungkan Al Quran, Injil, dan Yahudi,” kata Agus.

Tak hanya melakukan penistaan terhadap agama. Gafatar juga makar ingin mendirikan negara.

“Kami memeriksa 52 saksi di enam provinsi, Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta dan Kalimantan Barat. Diperoleh informasi dia bukan melakukan penistaan tapi juga merencanakan makar. Jadi kami lakukan penangkapan,” ujar Agus.

Laporan tentang adanya ulah nabi gafatar tersebut sudah diterima sejak Januari 2016 dan masuk tahap penyidikan pada Februari 2016. Dalam pengusutan kasus melenceng Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) ini, Polri merunut informasi mulai dari proses awal perekrutan hingga pengikut Gafatar nyang dibawa ke Kalimantan.

Hingga saat ini, tiga pimpinan Gafatar termasuk nabi gafatar yang ditangkap pihak kepolisian tersebut masih dalam proses pemeriksaan.

Sharing di...

PinIt

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *