Jamur Cambai Selatan, Sentra Budidaya jamur Bangka

Budidaya-Jamur-Cambai-Selatan-Sentra-budidaya-jamur-Bangka-Tengah.jpg

Tingginya minat masyarakat dalam mengkonsumsi jamur yang sarat muatan protein serta mengandung asam amino esensial lengkap yang baik bagi kesehatan tubuh, memicu warga Desa Cambai Selatan, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah menjadikan cendawan ini sebagai salah satu usaha sampingan keluarga yang menghasilkan. Melihat deras usaha jamur yang dijalankan para warga Bangka Tengah itu, membuat Bupati Erzaldi Rosman berencana mewujudkan Budidaya Jamur Cambai Selatan tersebut menjadi salah satu Sentra jamur Bangka.

Masyarakat dibelahan Bangka Tengah satu ini dari dulu memang terkenal giat menanam jamur. Hanya saja cara pengolahan jamur Cambai Selatan tergolong masih tradisional.

“Kami sangat bersyukur jika Cambai Selatan dipilih untuk pusat budidaya jamur, karena dari dulu sebetulnya daerah kami pun memang banyak yang menanam jamur, tapi caranya masih tradisional,” ujar salah satu sesepuh desa, Mahadir, Sabtu (9/4/2016).

Tak berlebihan memang jika Bupati Erzaldi ingin menjadikan budidaya jamur Cambai Selatan itu sebagai sentra jamur di wilayah Bangka Tengah, mengingat dengan modal awal yang terhitung minim saja dari lima keluarga mampu menghasilkan produksi jamur sebesar 70 kilogram. Dalam mewujudkan rencana Bupati Bangka Tengah tersebut, Camat Namang, Risaldi akan mengerahkan seluruh jajaran beserta stafnya mengawal jalannya usaha jamur rakyat tersebut.

“Memang sesuai arahan beliau, nanti Cambai Selatan ini akan dijadikan pusat budidaya jamur, tidak hanya tiram, tapi kedepan akan varian lain juga. Jadi desa-desa di Kecamatan Namang nanti punya karakteristik macam-macam, ada yang jadi sentra budidaya lele, jamur, ayam dan lain sebagainya,” terang Risaldi.

Modal Tambahan Jamur Cambai Selatan

Dalam rangka pembudidayaan tanaman jenis cendawan yang juga terkenal dengan sebutan kulat tersebut, Erzaldi telah menyiapkan dana sebagai bentuk dukungan untuk dipergunakan sebagai modal tambahan petani jamur Bangka Tengah sebesar Rp 20 juta yang diambil dari Anggaran Dana Desa (ADD).


Risaldi mengatakan jika sekarang memang baru ada beberapa warga yang ikut pendampingan budidaya jamur tiram. Namun dengan adanya bantuan dana Erzaldi, Camat Namang itu akan berusaha lebih mendorong keluarga lainnya untuk ikut ikut serta dalam program pembudidayaan. “karena sesuai pesan beliau, apapun programnya masyarakat harus langsung merasakan manfaatnya,” tambahnya.”

Budidaya jamur Cambai Selatan ini memang telah membuat taraf hidup masyarakatnya berangsur meningkat. Bayangkan, dari produksi jamur dalam sebulan saja para warga desa bisa mendapat tambahan penghasilan rata-rata Rp 3-5 juta. Menurut Risaldi untuk kedepan akan ada semacam sistem konsinyasi, dimana masyarakat sebagai pembudidaya mendapat modal dari pemerintah hingga dibuat jalur distribusi sehingga hasil produksi juga dibeli pemerintah.

Sharing di...

PinIt

2 thoughts on “Jamur Cambai Selatan, Sentra Budidaya jamur Bangka”

  1. Hi to all, because I am really keen of reading this website’s post to be updated on a regular
    basis. It carries nice material.

  2. Asking questions are actually good thing if
    you are not understanding something totally, but this piece of writing offers pleasant understanding yet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *