Cara Erzaldi Menepis Temuan Dana Desa Bangka Tengah

Cara-Erzaldi-Menepis-Temuan-Dana-Desa-Bangka-Tengah.jpg

Bupati Bangka Tengah punya cara mensiasati kesalahan pengelolaan dana desa. Cara Erzaldi guna menepis temuan dana desa Bangka Tengah adalah menjalin MoU antara Pemkab Bateng serta pemerintah desa se-Bangka Tengah dengan Kejaksaan Negeri Koba. Hal ini mengingat budget dana desa sangat besar sehingga jika tidak dibenahi peruntukannya akan rentan jadi temuan.

Urusan aliran Dana desa tidak bisa dibuat main-main karena erat kaitannya dengan pengelolaan keuangan desa. Masalah pengelolaan sering dihadapkan dengan perkara prioritas, efisiensi dan efektifitas. termasuk di dalamnya tentang penyimpangan, kebocoran serta rendahnya profesionalisme.

“Dana APBN itu sekitar 36 miliar, jika ditambah dana APBD Rp 25 M, maka totalnya sekitar Rp 61 M. Nanti dari totalnya akan dibagi ke 56 desa se-Bangka Tengah. Jadi, setiap desa akan mendapatkan kurang lebih Rp 1,1 M,” jelas Erzaldi, Kamis (17/3/2016).

Terobosan Pengelolaan Dana Desa Bangka Tengah

Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah berinisiatif menjalin kerjasama dengan Kejari Koba guna memberikan pemahaman dan sosialisasi mengenai penggunaan dana itu terkait dengan barang dan jasa di tingkat desa, agar dalam implementasinya tetap sasaran. Hal ini mengingat besarnya dana desa milik Bateng tersebut.

Erzaldi Rosman tidak mau ada potensi persoalan pengelolaan dana desa Bateng di lapangan, karena Potensi tersebut akan mendorong munculnya korupsi jika tidak diperbaiki.

“Kami tidak ingin aparat desa di Bangka Tengah ini terlibat dan merasa tidak mengetahui teknis aliran dana tersebut. Di sini semuanya sudah jelas, walaupun tidak jelas bisa bertanya pada Kejari,”


Erzaldi Rosman berharap kasus penyimpangan dana desa wilayah Bangka Tengah tidak akan ada lagi, seiring terjalinnya kerjasama antara Pemkab Bateng dengan Kejaksaan Negeri Koba

“Saya berharap tidak ada lagi kawan-kawan (aparat desa) yang dipanggil Kejari. Di sini sudah jelas, kalau memang niatnya sudah salah, maka sudah pantas ditindak,” kata Erzaldi.

Cerita permainan dana desa bukan sedikit. mulai dari peruntukan dana yang tidak tepat sasaran, pengadaan barang dan jasa, hingga seliweran mafia proyek. Semoga pengelolaan dana desa Bangka Tengah sesuai aturan.

Sharing di...

PinIt

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *