Bayaran Meretas Instagram, Bocah Ini Jadi Punya Duit 132 Juta

Bayaran-Meretas-Instagram-Bocah-Ini-Jadi-Punya-Duit-132-Juta.jpg

Dipikiran anda Instagram itu gak punya celah keamanan apa? Ternyata masih ada lho. Seseorang ternyata bisa menghapus komentar Instagram meski bukan ia pemilik akun tersebut, tentu ini masalah serius. Lebih ajib lagi peretas Instagram tersebut adalah seorang anak nyang baru berusia 10 tahun. Hitungan detik hanya lewat sekedipan mata ia mampu membuat komentar aplikasi Instagram terhapus. Peretas cilik ini mendapat bayaran meretas Instagram sebesar US$ 10.000 atau setara dengan Rp 132 juta! Wuihhh…

Adalah Jani, bocah 10 tahun asal Finlandia nyang menemukan celah keamanan dari sisi komentar Instagram. Beruntunglah Instagram karena Sang bocah bukan tipe Petakilan nyang doyan sesumbar dan membagi kepintarannya itu kepada publik. Malah sebaliknya ia melapor kepada pihak Instagram dan membeberkan bagaimana orang bisa masuk dan mengacak-acak kolom komentar Instagram hingga jadi kacau. Jani mendemonstrasi penemuan bug securiti aplikasi instagram tersebut bersama tim IT Instagram. Sakti,..ia benar-benar bisa melakukannya tanpa harus masuk ke akun Instagram. Akibat kepintarannya itulah maka ia diganjar hadiah dalam bentuk uang US$ 10.000 setara kurang lebih dengan Rp 132 juta.

Awal cerita bayaran meretas Instagram itu..

“Saya menguji apakah kolom komentar di Instagram bisa menangani kode berbahaya. Ternyata tidak,” ujar Jani seperti dirangkum dari The Guardian, Rabu (4/5/2016).

“Saya menemukan bahwa saya ternyata bisa menghapus komentar orang lain. Saya bisa menghapus komentar siapapun, seperti Justin Bieber,” lanjutnya.

Jani yang tinggal di Helsinki, Finlandia itu memang punya ketertarikan di bidang informasi dan tehnologi. Bakat Sakti bocah peretas ini terasah ilmunya melalui tayangan aneka video panduan dan instruksi nyang ada di YouTube.

Mengenai bayaran meretas Instagram tersebut, memang merupakan hadiah sebuah sayembara. Pemilik Instagram yaitu Facebook memang memiliki program bernama “bug bounty” dengan menyediakan hadiah uang bagi siapapun yang bisa menemukan lalu melaporkan ada atau tidaknya celah keamanan nyang bisa disusupi di aplikasi buatan mereka .

Hingga sejauh ini, reward program tersebut telah diberikan kepada lebih dari 800 orang penemu bug, dengan uang yang telah diberikan mencapai 4,3 juta dollar AS atau sekitar Rp 57 miliar. Dan Jani si bocah peretas ini adalah orang termuda yang mendapat reward “bug bounty”.

Jani melaporkan temuan bug Instagram tersebut pada bulan Februari lalu, dan sudah diperbaiki pada bulan Maret.

Lantas gimana nasib duit Jani dari bayaran meretas Instagram itu. Sederhana rupanya, rencana Jani mau membeli sepeda baru dan bola kaki.

Sharing di...

PinIt

About sisaku

Be happy not because everything's perfect nor because everything goes your way. Be happy because everything s*cks but you are doing just fine. Well,.. Some people are going to leave, but that's not the end of your story. That's the end of their part in your story.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *