Bahan Racikan Miras Mematikan Itu Ternyata Etanol!

Bahan-Racikan-Miras-Mematikan-Itu-Ternyata-Etanol.jpg

Miras oplosan ini bukan miras biasa, terhitung 12 warga Bantul meninggal dunia setelah mengkonsumsi minuman keras racikan. Petugas turun tangan dan berhasil menangkap peracik miras oplosan tersebut di sebuah penginapan wilayah Solo. Dari Mulut tersangka akhirnya terungkap apa bahan racikan miras maut nyang membuat tewas belasan warga Yogyakarta serta beberapa lainnya dirawat dirumah sakit.

Tersangka pengoplos adalah seorang warga Dusun Caben, Sumbermulyo, Bambanglipuro, Bantul bernama Budiyanto aka Udik (48). Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Anggaito Hadi Prabowo kepada wartawan Jumat (20/5) mengatakan, bahwa petugas berhasil menciduk penjahat oplosan maut itu berdasarkan pengembangan dari tersangka penjual oplosan Feriyanto. Pedagang miras racikan tersebut ditangkap dengan 81 botol oplosan sebagai barang bukti.

“Berdasarkan pengembangan dari tertangkapnya Feriyanto inilah diketahui bahwa peracik miras oplosan yang menewaskan belasan orang itu adalah Budiyanto alias Udik,” kata Anggaito.

“Kita amankan yang bersangkutan di sebuah penginapan di wilayah Solo, Jawa Tengah. Yang bersangkutan kita amankan hari Rabu dini hari.”

Bahan racikan miras itu ternyata…

Dari tangan Budiyanto alias Udik, petugas mengamankan satu teko untuk pengoplosan, beberapa tutup bekas galon air mineral serta beberapa pemanis buatan. Menurut pengakuan awal, Udik diyakini aktif hidup dari meracik oplosan sejak 2014. Bahan oplosan miras nyang biasa diracik Udik adalah air mineral, pemanis buatan dan ETANOL! Pengoplos miras itu biasa membeli etanol dari seseorang di Solo sedang pemanis buatan dibelinya ditoko swalayan.

“Tersangka memproduksi oplosan setiap seminggu sekali, kemudian ia menjual oplosan racikannya dengan harga Rp 11.000 per botol. Kemudian dari setiap produksi tersebut tersangka mendapat keuntugan sekitar Rp 2 juta,” terang Anggaito.

Udik punya cara unik meracik miras yaitu mencampur lima galon air mineral dengan 20 liter etanol ditambah setengah bungkus pemanis buatan. Bahan-bahan tersebut kemudian ditampung dalam sebuah ember. Sekali meracik Udik bisa menghasilkan 460 oplosan miras yang dimasukkan dalam kemasan botol 600 mililiter. Harga miras etanol tersebut dibanderol Rp 11.000/botol dan sekali produksi, penghasilan minuman keras Udik ini bisa meraup untung sekitar Rp 2 juta.

Petugas masih berupaya melakukan pengembangan akan kemungkinan adanya tersangka lain nyang ikut serta bermain miras etanol tersebut meski Udik mengaku selalu meracik sendiri minuman rakitan tersebut dirumahnya.

Akibat minuman keras racikan Udik tersebut, belasan orang terkapar tanpa nyawa. Udik dijerat Pasal berlapis yakni Pasal 204 ayat 2 dan atau pasal 136 atau 137 Undang-Undang Republik Indonesia No 18 tahun 2012 tentang pangan dengan ancaman hukuman penjara 20 tahun. Gila aja sih, bahan racikan miras pake etanol!

Sharing di...

PinIt

About sisaku

Be happy not because everything's perfect nor because everything goes your way. Be happy because everything s*cks but you are doing just fine. Well,.. Some people are going to leave, but that's not the end of your story. That's the end of their part in your story.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *